Ada Dugaan Penyimpangan Proyek Di SMAN 21 Palembang

  • Whatsapp
banner 468x60

Palembang- (Pelita Sumatera) – Setelah ditinggal oleh kepala sekolah yang lama, Zulkarnain M.Pd SMA Negeri 21 Palembang yang digantikan oleh Hj Alma Sundari S.Pd M.Si. Masih ada masalah yang belum terselesaikan, hal inilah tim investigasi mulai melakukan pencarian fakta kebenaran mulai dari sekolah yang beralamat di Jl. HM. Yusuf Senen, Sukajadi, Kec. Talang Klp., Kabupaten Banyu Asin.


Berawal dari keterangan Zulkarnain mantan kepala sekolah SMAN 21 Palembang yang sekarang menjabat sebagai Kepsek SMKN 5 Palembang, kepada awak media dirinya menceritakan bahwa Hj Alma Sundari S.Pd M.Si selaku kepsek yang baru tidak komitmen terhadap kesepakatan awal ketika menyelesaikan beberapa proyek di SMAN 21 diantara adalah Pembangunan Ruang Kelas Baru Rp. 473 Juta yang berasal dari DAK dan Rehab WC siswa Rp 500 Juta dari APBD Provinsi Sumsel Tahun 2020.

Read More

banner 300250

“ saya terus terang sangat kecewa dengan Buk Hj Alma, yang tidak komitmen atas pekerjaan yang ditinggalkan, pembuatan RKB dan rehab WC siswa, padahal sebelumnya dirinya sudah komit untuk berbagi fee atau keuntungan 5 persen, kan dirinya tidak tahu dari awal hutang di toko bangunan yang harus di bayar untuk proyek, kan atas nama saya pribadi dan saya sudah pakai uang pribadi” jelas Zulkarnain.

Zul juga menambahkan bahwa dirinya hanya mengelola dana pada termin pertama, sementara untuk termin ke 2,3 dan 4 langsung di kelola dan rehab WC sekolah oleh Hj Alma Sundari S.Pd M.Si.

Sementara ketika hal tersebut di konfirmasi ke Hj Alma Sundari S.Pd M.Si selaku kepsek SMAN 21 sekarang, membantah semua tuduhan Zulkarnain dan mengatakan bahwa untuk proyek RKB dirinya hanya mengelola dana finising sementara termin 1,2 dan 3 oleh zulkarnain,

“ yang di sampaikan oleh Zul, itu bohong semua, karena saya hanya mengelola dana fimisingnya saja sementara dia yang mengelola termin 1,2 dan 3,” kata Alma.
Seketika itu juga Zulkarnain melakukan konfrontir kepihak sekolah melalui bendaranya Emi, ketika di konfirmasi dirinya membenarkan bahwa zulkarnain hanya mengelola pada termin pertama di proyek RKB,” ketika saya melakukan konfirmasi ke bendaraha SMAN 21 saudari Emi, membenarkan bahwa termin 2,3 dan finising di kelola oleh Hj, Alma, sedangkan saya hanya mengelola termin 1 saya,” jelas Zul.

Agar masalah ini terang benderang, dalam waktu singkat masalah ini akan saya laporkan kepada Aparat Penegak Hukum, sehingga dapat di simpulkan mana yang benar mana yang salah, ” dalam waktu dekat kami akan melakukan laporan ke aparat penegak hukum biar jelas siapa yang bersalah harus siap menanggung resikonya,” tegas Zul
Namun ketika informasi yang disampaikan Ema Hj Alma kembali menyampaikan bahwa bendahara ketika di telp Zulkarnain berada dalam tekanan, ” iya saya tau bendahara ditelpn tapi saya merasa bahwa Ema berada dalam tekanan,” tegas Alma.

Karena mendapatkan serangan Zulkarnain, Hj Alma Sundari S.Pd M.Si membeberkan bahwa di duga Zulkarnain menjual sisa tanah sekolah kepada warga dan membawa pulang aset sekolah kerumah pribadinya, diantaranya, kursi, meja, pot kembang, kotak sampah dan kendaraan roda tiga.
Hingga berita ini diturunkan Hj Alma Sundari S.Pd M.Si selaku kepala sekolah mengakui sudah di panggil oleh pihak kejasaan Negeri Palembang, karena ada laporan dari LSM terkait pembangunan RKB dan rehab WC.( Tim)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *