Apresiasi Kejati Sumsel Ungkap Kasus Masjid Sriwijaya, Koalisi Penggiat Anti Korupsi Berikan Cinderamata ke Kajati

  • Whatsapp
banner 468x60

PALEMBANG – Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) adalah suatu tindakan yang sanksi merugikan bagi setiap masyarakat dan Negara, dikarenakan KKN hanya menguntungkan suatu pihak tertentu yang Memiliki kekuasaan berlebih sehingga orang — orang kecil dan jujur akan dirugkan. Oleh karena itu, setiap hal yang berhubungan dengan KKN harus cepat dihilangkan dan dihapuskan dari kebiassan mayarakat, khususnya Negara Indonesia.

Read More

banner 300250

Itulah yang serukan oleh para orator tang terdiri dari Koalisi Penggiat Anti Korupsi saat menggelar aksi damai di depan kantor Kejati Sumsel, Selasa (22/6/2021).

Menyikapi perkembangan kasus Korupsi Pembangunan Masjid Sriwijaya Palembang yang saat ini tengah ditangani oleh Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, serta dengan telah ditetapkannya sejumlah tersangka baru beberapa hari yang lalu oleh Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan terkait kasus korupsi tersebut. Hal inilah merupakan sebuah prestasi yang sangat luar biasa dalam konteks penegakan Hukum di Sumatera Selatan.

“Sebagai penggiat anti korupsi di bumi Sriwjaya ini kami masih yakin dan percaya bahwa penegakan Hukum di Sumatera Selatan ini masih sangat tinggi,” tegas Rahmat Sandi Iqbal dari Ormas Gerakan Pemuda Nusantara (GPN).

Maka dari itu, sebagai bentuk penghargaan dan apresiasi yang setinggi-tinggi nya kepada Kejaksaan Tinggi Sumatera Seletan, mereka yang tergabung dalamKoalisi Pengiat Anti Korupsi menggelar aksi damai. Hal ini sebagai bentuk ucapan tenma kasih kami kepada jajaran Kejaksaan Tinggl Sumatera Selatan.

Dalam aksinya para orator menyatakan sikap :

1. Memberikan dukungan, penghargaan serta epresiasi yang setinggi — tingginya kepada pihak Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan atas keberhasilan mengungkap kasus korupsi pembangunan Masjid Sriwijaya Psiembang.

2. Meminta dan mendesak Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan untuk sesegera mungkin mengungkap Aktor Intelektual kasus Korupsi Pembangunan Masjid Sriwijaya Palembang.

3. Meminta kepada Jaksa Penuntut Umum agar tidak bermain-main dalam menangani kasus Ini serta untuk memberikan tuntutan yang seberat-beratnya terhadap para tersangka kasus Korupsi Pembangunan Masjid Sriwijaya.

4. Sebagai Kontrol soSial juga akan terus mengawal permasalahan kasus korupsi pembangunan Masjid Sriwijaya Ini sampai tuntas sampai aktor-aktor intelektualnya ditangkap dan dipenjarakan.

Berikut para Ormas yang melakukan aksi damai sebagai bentuk apresiasi ke Kejati Sumsel

1.Rahmat Sandi Iqbal (GPN)

2.Rahmat Hidayat (Serikat Pemuda Mahasiswa Anti KKN)

3.Yongki Ariansyah (Bidk)

4.Feri Yandi (LPK-N)

5.Syamsudin (BPAN-LAI Sumsel)

6.Murki AS Pemulutan (Front Pemuda Merah Putih)

7.Fadrianto (Jakor)

8.Evanton (API-Indonesia)

9.Subhan (Mata-Indonesia)

10.Antoni (Kobar-Sumsel)

11.Solahudin (Kamijo).

Diketahui, aksi damai ini pun disambut oleh para Pejabat Utama Kejati Sumsel seperti Kasi Penkum, Kasi Intel bahkan Aspidsus Kejatu Sumsel. Dalam aksi ini para orator memberikan bunga atas prestasi Kejati Sumsel yang telah mengungkap Kasus besar seperti Masjid Sriwijaya yang rencana akan menjadi masjid terbesar di Asia.

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *